Terapi Lilin Kembalikan Pendengaran dan Radang Telinga

Seorang teman mengalami gatal pada telinga, mengoreknya dengan sebatang korek api, rasa gatal memang hilang, tetapi mengakibatkan lupa pada telinganya. Sehingga pendengarannya menjadi berkurang, seperti ada yang menyumbat telinganya.
Setelah diperiksa ke salah satu dokter di jakarta. Dokter mengatakan, telinga tidak apa-apa, cuma tersumbat oleh kotoran telinga, sehingga fungsi telinga tidak dapat menggetarkan gendang telinga, akibat terdapat jamur pada telinga. Kondisi ini dikatakan sebagai "Otitis media". Dokter memberikan obat tetes, namun telinga tetap saja masih tersumbat, seperti ada yang mengganjal. Malahan akibat obat tetes yang diberikan radang di telinga makin menjadi-jadi, rasa sakit malah menyerang telinga dan sebagian kepala, terasa berdenyut-denyut, sehingga sangat mengganggu aktivtas sehari-hari.
Mendengar dari seorang teman, bahwa dengan terapi lilin (ear candle therapy) dapat menyembuhkan penyakit ini.
ear candle therapy
Terapi pertama dilakukan dengan tidur miring, dan ujung lilin yang runcing dimasukkan ke lubang telinga, dan bagian ujung lilin lainnya dinyalakan. Kira-kira 1,5 jam api lilin dimatikan. Begitu seterusnya sampai 3 lilin dinyalakan.
Setelah terapi perubahan besar terjad, telinga yang semula seperti berair, kini mengering. Selain itu antibiotik pun harus rajin dikonsumsi selama terapi.

lilin terbuat dari linen berkualitas
dan berlapis sarang lebah
Lilin yang digunakan untuk terapi terbuat dari linen kualitas tinggi dilapisi oleh beewax (sarang lebah) dengan campuran chamomile dan sage. Asap dari lilin masuk ke telinga melalui rongga lilin. Dalam keadaan jenuh, dengan tekanan lebih besar di ruang telinga ditambah aliran udara, asap akan kembali ke atas sambil membawa partikel berupa kotoran, wax dan cendawan.
Sisa wax dan kotoran yang tidak terangkat akan mudah dibersikan dengan pengorek telinga. Sebelumnya pengorek telinga diolesi obat tetes agar kotoran mudah terangkat. Agar gatal berkurang diberikan obat anticendawan. Untuk membunuh kuman anaerob, dipakai oksigen steril berupa obat spray. Dengan cara ini telinga yang bermasalah pun sembuh seperti sediakala.

Gejala
Otitis media, ditandai dengan adanya radang, cairan radang berwarna bening atauh keruh seperti susu, sehingga telinga memerah dan terasa sakit. Kuman dan bakteri yan terdapat pada polusi atau air kotor masuk ke lobang telinga dapat berkembang/ menginfeksi telinga tengah.

Penyebab:
- kemungkinan telinga kemasukan air yang kotor, mungkin dari sungai, kolam renang yang membawa bakteri ke dalam liang telinga.
- kemungkinan telinga kemasukan debu yang terbawa oleh angin, karena lokasi kegiatan penuh dengan debu.
- asap rokok pun dapat menyebabkan saluran eustachius bengkak dan teriristasi, hingga menyebabkan saluran eustachius tertutup, jika saluran eustachius tertutup akan menumpuk dan terjadi radang telinga.
- kemungkinan lain, bisa disebabkan penularan dari dalam, seperti dari batuk dan pilek.

Pencegahan:
- jaga kebersihan telinga, jangan sampai gendang telinga pecah dan terinfeksi.
- segera berobat jika terserang pilek dan batuk.
- segera konsumsi antibiotik

2 komentar:

  1. terima kasih, info ini sangat membantu saya..

    BalasHapus
  2. trims to infonya akan segera saya coba terapi ear candle

    BalasHapus