Efek Buruk Rokok

pic from therealsingapore.com
Rokok, walaupun terasa nikmat bagi penikmat rokok, ternyata berdampak buruk pada paru-paru. Hal ini mungkin sudah disadari oleh setiap penikmat rokok. Tapi walaupun rokok menjadi penyebab beberapa penyakit, seperti gangguan paru-paru, jantung, gangguan janin, dan lain-lain. Penemuan baru rokok juga berdampat buruk pada saraf otak.

Universitas King di London, melakukan penelitian dan menemukan dampak rokok terhadap saraf yang mengakibatkan melemahnya kemampuan daya memori, pengetahuan dan penalaran. Dari sampel 8.800 orang yang berusia 50 tahun ke atas, terungkap bahwa tekanan darah tinggi, dan kelebihan berat badan mempengaruhi kerja otak.

Seperti yang dilansir dalam jurnal Age and Ageing. Para ahli yang terlibat dalam penelitian itu mengungkapkan, masyarakat seharusnya lebih sadar bahwa gaya hidup negatif dapat merusak otak dan tubuh. Para peneliti mengambil data kesehatan para usia lanjut itu dengan menggunakan tes kemampuan otak. Seperti, menguji partisipan dengan kata-kata baru atau menyebutkan nama-nama binatang yang mereka ingat dalam satu menit. Hasilnya, terdapat keterkaitan antara merokok dan rendahnya hasil tes yang mereka peroleh.

Selain itu, risiko serangan jantung ataupun darah tinggi yang menyebabkan stroke juga sangat berkaitan erat dengan menurunnya daya kognitif (pengetahuan). Dokter Simon Ridley, peneliti Alzheimer di Inggris, mengatakan, para ahli telah berulang kali mengaitkan antara merokok dan tekanan darah tinggi sebagai penyebab menurunnya kemampuan kognitif dan kepikunan. “Penurunan kemampuan kognitif dan dalam usia lanjut bisa menjadi kepikunan,” ujarnya seperti dikutip BBC.

Karena itu, faktor-faktor terkait yang diketahui menjadi penyebab penurunan ini harus bisa dicegah. Yakni, dengan menu diet yang seimbang, berolahraga secara teratur, menjaga berat badan, serta melakukan pemeriksaan rutin.

sumber:
republika.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar